Santri Ahli Ibadah

  • Post published:6 March 2018
  • Post category:KABAR

mamda.com. Abdul Aziz  adalah seorang santri  yang dikenal biasa saja dalam kognitifnya, terbukti nilai raportnya sedang sedang saja dibandingkan teman temannya yang lain. Dia dari desa plandaan di daerah Tuban. Keseharianya sederhana, kalem, nurut, dan jarang melanggar peraturan pondok.  Pada suatu malam, langit tampaknya mendung  saya berkeliling di pesantren putera ingin mengetahui dan melihat keadaan santri di malam hari,  waktu telah menunjukkan pukul 22.30 wib. suasana sudah sepi, tapi ada satu anak yang berada di pojok masjid dia sedang menghafal al Qur’an dengan suara lirih. Anak kelas XII di Madrasah Aliyah Muhammadiyah 02 itu kaget  karena saya tahu tahu muncul mengucapkan salam, dan dia menjawabnya dengan semangat. Kemudian saya tanya, sudah hafal berapa juz ? agak malu , dia menjawab baru sedikit ustadz 3 juz. Saya berdoa’a kepada Allah mudah mudahan anak ini menjadi orang alim. Kemudian saya tanya lagi , inti mau melanjutkan kemana setelah lulus dari MAMDA ? lama tidak menjawab, dia bilang gak punya biaya ustadz. Saya mulai berfikir, selain anak desa itu hafal al Qur’an , Qiyamul Lail menjadi kebiasaannya. Setelah lulus Aziz saya panggil untuk mengikuti Dauroh Bahasa Arab untuk ikut test masuk LIPIA di Jakarta. Alhamdulillah Qoddarahullah dia lulus sampai S1, dan sekarang menjadi mundzirul ummah. alfaqir.

Leave a Reply