IPM SMPM 25 Adakan Seminar Mental Health.

  • Post published:19 November 2021
  • Post category:KABAR

Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR. IPM) SMP Muhammadiyah 25 Paciran mengadakan kegiatan acara seminar di gedung SMP Muhammadiyah 25 Pondok Modern Paciran yang bertajuk Mental Health dengan tema “Starting A Healthy Life From Yourself (Memulai Hidup Sehat dari Diri Sendiri)”, Pada Sabtu (6/11/2021).

Tema ini diangkat karena melihat kondisi jiwa di usia remaja masih sangat labil dalam bersikap, termasuk di dalamnya para kader IPM. Dalam Psikologi Perkembangan, remaja terbagi menjadi beberapa tahapan, yaitu: 1). Masa Pra Remaja (usia 11/12 tahun – 13/14 tahun); Fase ini dikenal dengan fase negatif karena terlihat tingkah laku yang cenderung negatif. Perkembangan fungsi-fungsi tubuh juga terganggu karena mengalami perubahan-perubahan termasuk perubahan hormonal yang dapat menyebabkan suasana hati yang tidak terduga. 2). Masa Remaja Awal (Usia 13/14 tahun – 17 tahun); Fase ini ditandai dengan ketidakseimbangan emosional dan ketidakstabilan dalam banyak hal. Ia mulai mencari identitas diri karena fase ini masih belum jelas statusnya (Teressa M. Mc Devitt, Jeanes Ellis Omrod, 2002 : 17). 3). Fase Remaja Lanjut (usia 17 tahun – 20/21 tahun); Fase ini ditandai dengan keinginan untuk menjadi pusat perhatian, ingin menonjolkan dirinya, dan juga ingin mencapai ketidaktergantungan emosional. John W Santrock, 2002 : 23).

Mental health sendiri mempunyai arti kesehatan mental. Sehingga dengan diadakannya seminar ini diharapkan bisa menjadi terapi psiko-edukasi untuk para kader IPM yang usianya kebanyakan pada fase pra-remaja dan remaja awal, yang suasana hatinya tidak terduga, ketidakseimbangan emosional, mudah stres dan terkadang kurang bisa menempatkan diri saat berorganisasi.

Hadir sebagai pemateri Ipmawati Binta Maulidah Octaviana (Sarjana Komunikasi), dalam paparannya menjelaskan bahwa; “Kesehatan mental 80% – 96% menentukan kesuksesan hidup seseorang, tidak pandang usia. Oleh karena itu, mental yang sehat sangat penting dalam memperoleh kehidupan yang baik”.

Ipmawati Binta juga menjelaskan cara untuk membuat mental menjadi sehat. “Pertama, Berorganisasi, dengan mengikuti banyak organisasi dan aktif dalam organisasi tersebut maka kita akan disibukkan dengan berbagai macam kegiatan yang positif, sehingga tidak ada celah dalam pikiran kita untuk memikirkan hal-hal yang dapat membuat mental terganggu. Kedua, Lakukan hal positif yang kita suka, dengan melakukan kegiatan positif yang kita sukai maka pikiran juga akan menjadi positif dan akhirnya tidak sempat terpuruk dengan masalah-masalah yang ada. Ketiga, Menjaga pola makan sehat dan memenuhi vitamin D, dengan menjaga pola makan tubuh kita menjadi sehat dan emosi kita terjaga, sehingga kita bisa mengesampingkan emosi-emosi buruk. Keempat, Menjaga emosi agar tidak terlalu larut dalam kesedihan, karena kesedihan menjadi indikator penyakit, jika sudah terlalu parah, maka itu bisa membuat mental kita menjadi rusak. Oleh karena itu, kita harus bisa memanage rasa sedih.

Menurut Binta, terdapat tiga cara untuk menghilangkan rasa sedih yang diajarkan rasulullah.

ﺛﻼﺙٌ ﻳَﺠْﻠِﻴﻦَ اﻟﺒَﺼَﺮَ: اﻟﻨﻈﺮ ﺇِﻟَﻰ اﻟﺨُﻀْﺮَﺓِ ﻭَﺇِﻟَﻰ اﻟﻤﺎء اﻟﺠﺎﺭﻱ ﻭﺇﻟﻰ اﻟﻮﺟﻪ اﻟﺤﺴﻦ

“Terdapat tiga perkara yang membuat pandangan terang yaitu dengan melihat dedaunan hijau, mendengar suara air mengalir, dan melihat wajah-wajah ceria.

Meski terdapat perbincangan mengenai status hadits ini, ada yang mengatakan marfu’, dla’if, ada juga yang mengatakan palsu, Tapi secara makna, hadits tersebut bisa direnungkan sebagai langkah preventif menjadikan mental sehat.” Lanjut Binta.

Binta juga menambahkan tentang cara menyikapi rasa cinta dengan menukil atsar sahabat yang disandarkan kepada sahabat Ali bin Abi Thalib ra, yaitu;

أَحْبِبْ حَبِيبَكَ هَوْنًا مَا عَسَى أَنْ يَكُونَ بَغِيضَكَ يَوْمًا مَا وَأَبْغِضْ بَغِيضَكَ هَوْنًا مَا عَسَى أَنْ يَكُونَ حَبِيبَكَ يَوْمًا

“Cintailah orang yang kamu cintai dengan sewajarnya, karena bisa jadi suatu hari nanti ia akan menjadi orang yang kamu benci dan bencilah orang yang kamu benci sewajarnya saja, karena bisa jadi suatu hari nanti, ia menjadi orang yang kamu cintai.” Pungkasnya.

Seminar yang dihadiri kurang lebih 158 kader Ipmawan dan Ipmawati SMP Muhammadiyah 25 Pondok Modern Paciran ini berjalan dengan baik. Harapannya, dengan terselenggaranya seminar ini, para kader IPM bisa memanage emosinya sehingga bisa menempatkan diri dalam berorganisasi. Tidak menyangkutpautkan urusan pribadi dalam organisasi dan bisa memanage emosi di saat dihadapkan berbagai macam persoalan.

Tim Redaksi Seminar Mental Health :

  1. Venus Ayudinda Qanita (Sekretaris Umum Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah SMP Muhammadiyah 25 Paciran.)
  2. Abdul Hakam Mubarok (Anggota Bidang Perkaderan Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah SMP Muhammadiyah 25 Paciran.)
  3. Muhammad Asril Azizi (Anggota Bidang Pengkajian Ilmu Pengetahuan Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah SMP Muhammadiyah 25 Paciran.)
  4. Ananda Prayata Putra Arfinda (Anggota Bidang Kajian Dakwah Islam Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah SMP Muhammadiyah 25 Paciran.)
  5. Nayla Almas Bahira (Anggota Bidang Asosiasi Seni Budaya dan Olahraga Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah SMP Muhammadiyah 25 Paciran.)

Leave a Reply